Thursday, August 11, 2016

K-DRAMA Review : Let's Fight Ghost

Hublaaaa~~ 😂

Huhu sedih deh rasanya lama nggak ngepost di blog ini lagi 😢 Rasa malas yang terlalu besar rupanya membuat diri ini tak kuasa untuk menulis sepatah dua patah kata di blog yang asdfghjkl ini 😢

Hmm.. lupakan tentangku yang enggak penting ini yak. Kita ngomongin yang penting ajah. ekeke~

Emm akhir-akhir ini aku lagi suka banget baca baca sinopsis drama korea. Ya~ maklumlah soalnya koneksi internet seringnya E muluk jadi cuma bisa sebatas baca sinopsis doang, enggak striming ataupun download. Hmm kasihannya diriku *emotsedih* Tapi setidaknya, aku sering ngekek sendiri walau cuma baca sambil ngebayangin. Wqwq gimana kalo liat langsung yak?

Anyway, sinopsis yang lagi syukaaaaa banget aku baca adalah sinopsis drama Let's Fight Ghost! yeyeye~ Drama ini tayang di stasiun TV tvN, Korea Selatan setiap hari Senin dan Selasa pukul 23:00 KST. Pertama kali dirilis pada tanggal 11 Juli 2016, dan akan tayang sepanjang 16 episode. Genre pada drama ini adalah Fantasy, Comedy, dan juga Romance.

Dalam drama ini, ada Ok Taec Yeon (2PM) sebagai Park Bong Pal, merupakan seorang pemburu hantu, sekaligus 1st lead male dalam drama ini. Juga ada Kwon Yool sebagai Joo Hye Sung, orang paling misterius sepanjang drama ini berlangsung, sekaligus 2nd lead male nya. And who's the 1st lead female nya? Dia adalah Kim So Hyun sebagai Kim Hyun Ji, seorang hantu perempuan yang meninggal di usia 19 tahun, 5 tahun yang lalu. FYI, adek Kim So Hyun ini dulu juga sempet jadi 1st lead female drama Who Are You School 2015. (aku bilang adek karena So Hyun setahun lebih muda dariku. wqwq berasa tua~) But give them applause 👏👏👏😘

Yang bikin aku tertarik baca sinopsis drama LFG (Let's Fight Ghost) ini karena adanya couple unyu Taecyeon-So Hyun yang usianya terpaut 11 tahun. (1988-1999) COY!!! But, chemistry yang mereka bangun sudah sangat natural dan itu sangat sangat keren!

Selain itu, yang buat kamu wajib juga baca sinopsis serta nonton drama ini adalah karena jalan ceritanya itu seru dan mengalir kalau diikuti.

Secara keseluruhan, drama ini menceritakan tentang kisah cinta seorang pemburu hantu bernama Park Bong Pal (Ok Taec Yeon) yang ingin memiliki uang 1 milyar won di tabungannya, dengan seorang hantu perempuan yang meninggal di usia 19 tahun, yaitu Kim Hyun Ji (Kim So Hyun) yang tak ingat apapun tentang kematiannya.

Awalnya, mereka bertemu di SMA Seoyi, yang konon kabarnya adalah sekolahan angker, mengingat ada 6 siswanya yang meninggal selama 1 tahun terakhir. Mereka bertemu karena Hyun Ji yang meminta jasa Bong Pal sebagai pengusir hantu. Dan berjanji akan membayar 10 juta won kepada Bong Pal. Sedangkan biasanya, Bong Pal mematok jasanya ini hanya 1 juta won saja per hantu. Haha, katanya Hyun Ji ini hantu. Tapi dia takut sama hantu. Tapi menurutku emang nyeremin tauk hantunya (riasannya). Sebenarnya, hantu yang ditakuti Hyun Ji ini dulunya seorang guru cabul yang meninggal di wc saat sedang mengintip siswanya (haha ada ada aja).

Dalam suatu malam, Hyun Ji dan Bong Pal pun bekerjasama untuk mengalahkan hantu guru ini, dan berhasil. Lantas, Bong Pal menagih 10 juta won-nya. Tapi Hyun Ji berdalih bahwa dia hantu, mana mungkin dia punya uang. Akhirnya Hyun Ji dan Bong Pal pun terikat dalam sebuah perjanjian. Hyun Ji harus melunasi hutang 10 juta won nya kepada Bong Pal. Jadilah mereka bekerjasama untuk mengusir hantu-hantu jahat lalu mendapatkan bayaran untuk pelunasan hutang Hyun Ji kepada Bong Pal.

Singkat cerita, mereka pun selalu bersama sepanjang waktu. Bahkan, Hyun Ji tinggal di rumah Bong Pal. Dan benih-benih cinta itu mulai tumbuh perlahan, namun pasti. Tapi cinta mereka sulit diterima, mengingat Bong Pal manusia, dan Hyun Ji hantu. Lantas, bagaimana kelanjutan kisah mereka?

Langsung baca sinopsisnya aja disini 👇
Sinopsis Let's Fight Ghost
Atau yang kelebihan kuota dan jalan internetnya cepet bisa striming di sini Nonton Let's Fight Ghost

Gomawo ^-^

Tuesday, June 7, 2016

Hujan Meteor - BAB I

credit by : cikalnews.com

Hujan Meteor
 (Sebelum editing)
A.      Pengertian Hujan Meteor
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Hujan Meteor adalah hujan yang terjadi karena meluncurnya benda-benda angkasa ke permukaan bumi. Sedangkan menurut situs Wikipedia, hujan meteor adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika sejumlah meteor terlihat bersinar pada langit malam. Lalu apakah meteor itu? Meteor adalah benda luar angkasa yang masuk ke dalam atmosfer bumi. Pada umumnya habis terbakar sebelum masuk ke permukaan bumi. Namun jika bersisa, maka yang jatuh ke permukaan bumi disebut meteorit.
Meteor sebenarnya dikenal juga dengan nama-nama lain seperti, meteor shower, shoting star, dan bintang jatuh. Kepercayaan secara turun temurun bahwa bintang jatuh dapat mengabulkan permohonan, sebenarnya hanyalah mitos. Jika dikaji lagi dengan akal sehat, apalagi bagi seorang muslim, hal seperti ini bisa saja mengacu kepada kemusyrikan dan malah menjauhkan diri kita dari Allah SWT. Karena bagaimanapun juga, Dia-lah Sang Pencipta Yang Maha Mengabulkan Segala Permohonan.

B.       Penyebab Hujan Meteor
Hujan meteor disebabkan oleh adanya pertemuan lintasan orbit (jalur yang dilalui sebuah objek) komet dan lintasan orbit bumi. Hal ini terjadi karena lintasan orbit membentuk konsep elips, yang memungkinkan adanya pertemuan waktu kedua orbit saling berdekatan. Pada saat berdekatan itulah muncul energi yang bisa menyebabkan gesekan serta volume meteor yang masuk ke atmostfer bumi mengalami peningkatan secara pesat. Dengan meningkatnya volume secara mendadak itulah, meteor menjadi kehilangan daya untuk mempertahankan tetap berada pada satu lintas orbit sehingga pada akhirnya terjadilah hujan meteor di sebagian wilayah bumi.

C.      Hujan Meteor Dalam Pandangan Islam
Beberapa ayat Al-Qur’an terkait fenomena hujan meteor.
“Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat pelempar syaitan dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.” (Q.S Al-Mulk : 5)
“Sesungguhnya Aku telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang, dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap syaitan yang sangat durhaka, syaitan syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru. Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal, Akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang terang.” (QS. As-Shaffat: 6 – 10).
Beberapa potongan ayat Al-Qur’an di atas telah menjelaskan bagaimana pandangan Islam terhadap fenomena hujan meteor. Sejauh ini dapat disimpulkan bahwa sebenarnya fenomena meteor yang jatuh ke bumi merupakan sebuah benda langit yang digunakan oleh Allah SWT untuk melempar syaitan yang dengan sengaja mencuri dengar berita dari langit.
Kesimpulan ini diperkuat lagi dengan penjelasan dalam sebuah hadist riwayat Bukhari sebagai berikut.
“Apabila Allah menetapkan suatu ketetapan di langit maka para malaikat mengepakkan sayap mereka karena tunduk terhadap firman-Nya, seperti layaknya suara rantai yang digesek di atas batu. Setelah rasa takut itu dicabut dari hati para malaikat, mereka bertanya-tanya: ‘Apa yang telah difirmankan oleh Tuhan kalian?’ Malaikat yang mendengar menjawab, ‘Dia berfirman yang benar. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.’ Bisikan malaikat ini didengar oleh jin pencuri berita. Pencuri berita modusnya dengan ‘pundi-pundian’ (jin yang bawah menjadi penopang bagi jin yang di atasnya, bertingkat terus ke atas). Jin yang paling atas mendengar ucapan malaikat, kemudian disampaikan ke jin bawahnya, dan seterusnya, hingga jin yang paling bawah menyampaikannya kepada tukang sihir atau dukun. Terkadang mereka mendapat panah api sebelum dia sampaikan kepada dukun, dan terkadang berhasil disampaikan sebelum terkena panah api. Kemudian dicampur dengan 100 kedustaan. (sehingga ada 1 yang benar). Orang mengatakan, bukankah pak dukun telah mengatakan demikian dan dia benar? Akhirnya sang dukun dibenarkan dengan satu kalimat yang benar yang dicuri dari langit.” (HR. Bukhari 4800).
Sebagai seorang muslim, hal-hal yang telah dijelaskan melalui ayat Al-Qur’an maupun hadist diatas sudah semestinya kita akui dan imani kebenarannya. Meskipun terkadang sesuatu yang telah dijelaskan tidak masuk akal dalam pemikiran logika kita.
Menurut para ahli astronomi, hujan meteor bisa terjadi kapan saja dan bisa diprediksikan kapan terjadinya. Bahkan bisa saja terjadi secara terus menerus. Kenapa hujan meteor bisa diprediksi? Pada dasarnya penentuan terjadinya hujan meteor mengacu kepada dua keadaan yaitu perhitungan lintasan orbit bumi dan komet. Dari perhitungan lintas orbit bumi dan komet inilah akan ditemukan satu saat dimana lintasan orbit bumi dan komet membentuk elips dan saling mendekat.
Selaras dengan tujuan pelemparan batuan yang diarahkan kepada syaitan yang mencuri dengar berita dari langit, yang menunjukkan penjagaan terhadap langit itu sendiri. Ini menunjukkan bahwa penjagaan langit terjadi secara terus menerus. Mengingat syaitan yang juga terus menerus berusaha mencuri dengar berita dari langit.
Kesimpulannya, tidak ada pertentangan antara pendapat para ahli astronomi dengan apa yang sudah ditetapkan Allah dalam firman-firman-Nya.
Wallahu a’lam..

(Selepas Editing)
Hujan Meteor

A.      Pengertian Hujan Meteor
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Hujan Meteor adalah hujan yang terjadi karena meluncurnya benda-benda angkasa ke permukaan bumi. Sedangkan menurut situs Wikipedia, hujan meteor adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika sejumlah meteor terlihat bersinar pada langit malam. Lalu apakah meteor itu? Meteor adalah benda luar angkasa yang masuk ke dalam atmosfer bumi. Pada umumnya habis terbakar sebelum masuk ke permukaan bumi. Namun jika bersisa, maka yang jatuh ke permukaan bumi disebut meteorit.
Meteor sebenarnya dikenal juga dengan nama-nama lain seperti, meteor shower, shoting star, dan bintang jatuh. Kepercayaan secara turun temurun bahwa bintang jatuh dapat mengabulkan permohonan, sebenarnya hanyalah mitos. Yaitu sbuah informasi yang sebenarnya salah, namun telah dianggap benar dari generasi ke generasi. Jika dikaji lagi dengan akal sehat, apalagi bagi seorang muslim, meminta sesuatu kepada benda atau mahluk adalah suatu perbuatan syirik. Menyekutukan Allah. Karena bagaimanapun juga, hanyalah Allah Yang Maha Segalanya. Hanyalah Allah yang dapa mengabulkan segala permohonan.
Seperti yang telah tertuang dalam terjemahan Surat Al Mu’min ayat 60 berikut :
Dan Tuhanmu berfirman: “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang – orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”

B.       Penyebab Hujan Meteor
Apakah penyebab hujan meteor? Penyebab terjadinya hujan meteor adalah pertemuan antara lintasan orbit komet dan lintasan orbit bumi. Hal ini terjadi karena lintasan orbit membentuk konsep elips, sehingga memungkinkan pertemuan kedua belah pihak. Pertemuan ini akhirnya akan memunculkan sebuah energi yang bisa mengakibatkan gesekan. Nah, pada saat lintasan orbit saling berdekatan inilah, volume meteor yang masuk ke atmosfer bumi mengalami peningkatan secara pesat. Dengan meningkatnya volume mendadak itulah, meteor menjadi kehilangan daya untuk tetap berada pada satu lintas orbit, sehingga  menyebabkan hujan meteor di sebagian wilayah bumi.

C.      Hujan Meteor Dalam Pandangan Islam
Di dalam Al-Qur’an, ternyata sudah dibahas mengenai beberapa kasus tentang keberadaan benda – benda langit dalam tata surya atau sekalipun yang tak terjamah. Berikut beberapa tuangan ayat Al-Qu’an dalam terjemah bahasa Indonesia terkait fenomena hujan meteor.
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat pelempar syaitan dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.” (Q.S Al-Mulk : 5)
Sesungguhnya Aku telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Aku telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang(nya). Aku menjaganya dari setiap syaitan yang terkutuk, kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang.” (QS. Al-Hijr: 16 – 18).
Sesungguhnya Aku telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang, dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap syaitan yang sangat durhaka, syaitan syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru. Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal, Akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang terang.” (QS. As-Shaffat: 6 – 10).
Potongan ayat di atas telah menjelaskan dari sudut pandang Islam terhadap fenomena alam yang satu ini. Dapat disimpulkan bahwa sebenarnya fenomena meteor yang jatuh ke bumi merupakan batuan langit atau bintang yang digunakan oleh Allah SWT untuk melempar syaitan yang dengan sengaja mencuri dengar berita dari langit.
Namun, fenomena hujan meteor juga dapat dijelaskan secara ilmiah. Sebelum akhirnya batuan meteorid itu jatuh dan mengenai permukaan bumi, ia melakukan pendekatan terlebih dulu kepada bumi. Mengapung -  apung di sekitar bumi, lalu perlahan tapi pasti tertarik oleh gravitasi bumi. Meteoroid yang tertarik oleh gravitasi bumi ini lantas memasuki atmosfer bumi kemudian saling bergesekan hingga menimbulkan api yang terlihat seperti cahaya yang sangat terang. Benda ini lantas disebut sebagai meteor. Tidak sampai disitu, meteor yang semakin tertarik oleh gravitasi bumi akan melaju dengan sangat cepat  menuju tanah. Nah, ketika pendaratan terjadi, maka meteor akan disebut sebagai meteorit. Alias batu luar angkasa yang sudah mendarat di bumi.
Kesimpulan dari sudut pandang Islam dan sudut pandang Ilmiah memang berbeda jauh. Namun, ada sebuah hadist riwayat Bukhari yang akan memperkuat pejelasan tentang hal ini.
“Apabila Allah menetapkan suatu ketetapan di langit maka para malaikat mengepakkan sayap mereka karena tunduk terhadap firman-Nya, seperti layaknya suara rantai yang digesek di atas batu. Setelah rasa takut itu dicabut dari hati para malaikat, mereka bertanya-tanya: ‘Apa yang telah difirmankan oleh Tuhan kalian?’ Malaikat yang mendengar menjawab, ‘Dia berfirman yang benar. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.’ Bisikan malaikat ini didengar oleh jin pencuri berita. Pencuri berita modusnya dengan ‘pundi-pundian’ (jin yang bawah menjadi penopang bagi jin yang di atasnya, bertingkat terus ke atas). Jin yang paling atas mendengar ucapan malaikat, kemudian disampaikan ke jin bawahnya, dan seterusnya, hingga jin yang paling bawah menyampaikannya kepada tukang sihir atau dukun. Terkadang mereka mendapat panah api sebelum dia sampaikan kepada dukun, dan terkadang berhasil disampaikan sebelum terkena panah api. Kemudian dicampur dengan 100 kedustaan. (sehingga ada 1 yang benar). Orang mengatakan, bukankah pak dukun telah mengatakan demikian dan dia benar? Akhirnya sang dukun dibenarkan dengan satu kalimat yang benar yang dicuri dari langit.” (HR. Bukhari 4800).
Sebagai seorang muslim, hal-hal yang telah dijelaskan melalui ayat Al-Qur’an maupun hadist diatas sudah semestinya kita akui dan imani kebenarannya. Meskipun terkadang semua yang telah dijelaskan tidak masuk akal dalam pemikiran logika kita.
Wallahu a’lam..
Tugas ini telah ditautkan kepada KMO Indonesia dan Ibu Erna
This entry was posted in

Wednesday, June 1, 2016

Outline dan Mind Map Part 2: 7 Fenomena LUAR ANGKASA

Outline :

7 Fenomena LUAR ANGKASA

BAB 1 : Benda - benda Luar Angkasa -->
- Planet
- Bintang
- Galaksi
- Nebula
- Satelit
- Meteoroid
- Asteroid

BAB 2 : Evolusi Bintang -->
- Kelahiran Bintang
- Evolusi Lanjut
- Akhir Hidup Bintang : Katai Putih, Supernova, Lubang Hitam

BAB 3 : Hilangnya Planet Pluto Dari Tata Surya -->
- Penyebab Hilang
- Tahun Hilang
- Mengenang Pluto Dalam Tata Surya

BAB 4 : Rasi Bintang Sebagai Penunjuk Arah -->
- Rasi Bintang Pari
- Rasi Bintang Orion / Waluku
- Rasi Bintang Great Bear / Biduk
- Rasi Bintang Scorpio

BAB 5 : Tabrakan Galaksi Bima Sakti dengan Galaksi Andromeda -->
- Tabrakan Bintang
- Kepastian
- Nasib Tata Surya
- Kemungkinan Peristiwa Selanjutnya
- Sisa

BAB 6 : Terjadinya Aurora -->
- Penyebab Terjadinya Aurora
- Waktu dan Tempat Kemunculan Aurora
- Proses Terjadinya Aurora

BAB 7 : Hujan Meteor -->
- Penyebab Terjadinya Hujan Meteor
- Proses Terjadinya Hujan Meteor
- Hujan Meteor di Indonesia dan Dunia
- Dampak Hujan Meteor Terhadap Bumi

MIND MAP

Outline dan Mind Map Part 1: Dampak Wajah Ber-JERAWAT Bagi Remaja

Outline:

Dampak Wajah Ber-JERAWAT Bagi Remaja

BAB 1 : Pengertian Jerawat -->
- Jerawat Itu Masalah!
- Para Penyebab Jerawat
- Jenis - jenis Jerawat dan Cara Mengenalinya

BAB 2 : Jerawat Bikin Ba-Per -->
- Kurang Percaya Diri, Jarang Bergaul
- Berubah Menjadi Sosok Pendiam dan Penyendiri
- Stress Bahkan Frustasi Berkepanjangan

BAB 3 : Jerawat Penyebab Jomblo Berkepanjangan -->
- Malu Kepada Lawan Jenis
- Sok Sok an Berprinsip Independen (Membela Diri Sendiri)
- Sadar Diri

BAB 4 : Tergiur Produk Penghilang Jerawat Secara Cepat -->
- Menghalalkan Segala Cara
- Terobsesi Memiliki Wajah Mulus Tanpa Jerawat
- Timbul Masalah Baru

BAB 5 : Tanda Awal Timbul Suatu Penyakit -->
- Penyakit Karena Jerawat
- Contoh Kasus Penyakit Karena Jerawat di Indonesia dan Dunia
- Korban Penyakit Karena Jerawat di Indonesia dan Dunia

Saturday, May 28, 2016

Tuesday, May 24, 2016

Sebuah Alasan

Dulu, aku selalu berpikir. Bahwa semua hal yang tak beralasan itu biasa saja. Bahkan terkesan baik - tidak penting. Tak perlu diambil pusing.

Seperti hal nya saat aku dan seseorang saling jatuh hati tanpa alasan. Saat itu, kami sama-sama menganggap, bahwa sebuah alasan tidak terlalu penting untuk hubungan ini. Tapi nyatanya kami salah. Salah besar.

Sebuah alasan, rupanya benar-benar menjadi sesuatu yang harusnya kita pegang dengan sangat kuat untuk tetap bertahan. Berdiri. Dan terus melangkah sampai tujuan.

Pun sama. Alasan. Kenapa kita harus membahagiakan orang tua kita, salah satunya adalah untuk membalas jasa-jasa mereka. Pun begitu, kasih orang tua terutama ibu, seperti sang surya menyinari dunia. Tidak pernah habis. Tak kan mampu kita membalas semuanya. Ya, dengan apapun itu.

Finish what you start. And start it from a reason. Strong why!

Pun sama dengan menjadi penulis. Atau saat menulis sebuah tulisan. Aku harus punya tujuan. Lalu alasan yang sangat kuat KENAPA aku harus bisa mencapai tujuan itu.

Baiklah. Aku memang SANGAT INGIN SEKALI menjadi seorang penulis. Ya, meskipun pernah ku dengar kata orang. 'Menulis tidak akan membuatmu kaya'.

But, i write not to be rich. I write to get closer with God. To be more usely as a human. To be reminded. Yeah, that's all my reason and strong why.

Alasan aku menulis, dan ingin menjadi penulis memang bukan karena uang. Karena suatu saat uang akan habis. Tapi alasan yang sesungguhnya adalah, aku hanya ingin dekat dengan Sang Pencipta. Dengan menebar manfaat bagi sesama manusia misalnya. Berbuat baik dan menciptakan perubahan dengan apa yang kutulis contohnya.

Lebih dari itu, alasan kuat lainnya adalah, aku hanya ingin dikenang sebagai seseorang yang bermanfaat bagi orang lain. Saat aku meninggal nanti, bukan hanya nama yang aku tinggalkan.

Tapi karya, buah pikiran, perubahan untuk anak cucuku kelak. Bahkan dunia kalau perlu.

Ya, alasanku tetap menulis adalah aku ingin mengkristalkan peristiwa. Mengekalkan kenangan dalam sebuah tulisan. Lalu, biarlah semua yang kutulis nantinya, ter-imaji dalam benak pembaca. Biarlah mereka juga mengenangnya dalam benak masing-masing.

Dengan menulis, hidupku menjadi lebih hidup. Lebih berarti. Then, i'll write for ever and ever again.

xoxo,

Risma Ariesta

Friday, December 25, 2015

PASSPORT TO HAPPINESS GIVEAWAY - GAGAS MEDIA DAN ACER




“Perjalanan itu menyembuhkan.”

Adalah sedikit dari sekian banyak quote indah dari buku terbaru kak Ollie, Passport To Happiness terbitan Gagas Media. Yang juga merupakan buku yang menjadi tema dari Give Away dari Gagas Media ini dengan judul yang sama, Passport To Happiness. Passport menuju kebahagiaan.

Bicara tentang bahagia, sebenarnya aku adalah siswi kelas 3 SMK penganut paham, ‘bahagia itu sederhana’. Ya, tak ada sesuatu yang benar-benar mewah di dunia ini. Karena semua yang diciptakan-Nya, kelak hanya menjadi fatamorgana dan fana belaka. Semua yang ada akan tiada suatu hari nanti. Tapi, dunia yang fana ini adalah labuhan hidup yang sangat menentukan bagaimana hidup kita kelak di tempat kekal suatu hari nanti, kampung akhirat.

Hmm.. Kembali  ke bahasan utama Give Away ini. Passport To Happiness, perjalanan menuju kebahagiaan. Seingatku, tempat-tempat yang pernah kukunjungi selama hidupku tidak seindah tempat yang diceritakan kak Ollie dalam bukunya. Maupun yang teman-teman lain ceritakan dalam event ini. Namun setelah banyak mengingat, akhirnya aku menemukan beberapa tempat yang pernah membuatku bahagia. Beberapa perjalanan menuju tempat itu, yang membuatku bahagia. Ingatanku mengawang pada perjalanan-perjalanan yang pernah kulakukan beberapa tahun silam atau bulan-bulan lalu.

Pertama, beberapa bulan yang lalu, sekitar pertengahan bulan September. Aku bersama kelima temanku: Ayuk, Noki, Aqil, Berno, dan Wawan. Berkunjung ke Hutan Mangli, di daerah Grabag, Magelang, Jawa Tengah dalam rangka keperluan syuting film untuk lomba yang akan kami ikuti. Kami berenam berangkat dari Borobudur pukul 9 waktu itu. Menyusuri jalan raya Magelang sekitar satu setengah jam dengan motor. Membuat pantat ini panas rasanya berlama-lama duduk di jok motor. Hmm, walaupun hanya sekadar membonceng, tapi rasanya tetap capek! Di sepanjang jalan, aku melihat deretan pinus yang seperti menyengat  penglihatanku yang mulai terkantuk-kantuk. Sungguh, deretan pohon pinus yang rindang dan dingin itu mampu membius mataku seketika itu juga. Hutan Mangli, tempat para pinus hidup dan berdiri dengan kokoh ini baru kutahu terletak di kaki Gunung Andong. Sungguh kebetulan yang membahagiakan! Ingin rasanya aku mengajak teman-temanku itu mendaki Gunung Andong yang sangat terkenal di kalangan para pendaki itu. Tapi, tidak lucu kan kalau mendaki gunung di siang hari bolong? Haha. Akhirnya kami pun hanya bisa menikmati jajaran pinus yang melingkupi kami bak sejuta tabir yang memisahkan antara langit, udara bebas, dan tanah tempat kami berpijak. Suasana dingin mendominasi hutan pinus yang permai ini. Dalam hati, aku berjanji pada diriku sendiri untuk kembali ke tempat ini. Selain itu, Hutan Mangli memberiku kenangan tentang persahabatan antara laki-laki dan perempuan yang seharusnya tetap menjadi sahabat saja, bukan lebih. Ya. Sekarang, aku banyak belajar dari para pinus yang sedang memenuhi memori dalam ingatanku. Untuk tidak pernah berharap lebih pada seorang teman. Untuk tetap berdiri dengan kaki sendiri dengan kokoh dan gagah. Meskipun bersama-sama, terkadang juga menyenangkan. Senyum getir akhirnya menghiasi wajahku setelah mengingat kembali kenangan yang  telah berlalu itu. Namun setidaknya, aku pernah bahagia bersama mereka.


Kedua, saat aku masihlah seorang anak kecil enam Sekolah Dasar dengan segala kepolosannya. Masih segar dalam ingatan. Ketika dulu, aku sering bersepeda sepanjang pagi, pun siang, bahkan sore bersama teman-temanku. Ke persawahan, jalanan berbatu, perkampungan penduduk desa lain, kemanapun! Asalkan perjalanan yang ku lalui bersama mereka, aku merasa hidup ini lebih hidup. Seakan dunia ini, Tuhan ciptakan hanya untuk kami, bersepeda dan mengembara. Aku ingat saat semua temanku – dengan sepeda mereka masing-masing, dan seragam yang masih mereka kenakan. Berkumpul di depan rumahku, menghampiriku, mengajakku bersepeda kemanapun angin akan membawa kami berkelana menjelajahi semesta. Lalu dengan senyum yang kelewat lebar, aku tak sabar mengucap salam pada ibu dan bapakku, seraya berpamitan mencium tangan mereka. Begitulah seterusnya setiap hari sepulang sekolah. Nana, Erni, Monika, Mukas, Fajar, Tyo, Bagus. Tujuh nama yang tak akan pernah ku lupa. Mereka selalu berjasa setiap harinya. Membuat senyum di bibir ini tak pernah redup karena kebahagiaan yang mereka berikan. Ya, setidaknya asalkan bersama mereka, ke manapun tujuannya, aku bisa bahagia. Sayang, mengabadikan momen dalam bentuk foto belumlah terlalu penting bagi kami saat itu.

Pada akhirnya, waktu membawaku bersama kenangan-kenangan tentang bahagia itu dalam tahap menuju kedewasaan diriku.

Ketiga, ketika aku memasuki tahun-tahun pertama di Sekolah Menengah Pertama. Senang sekali rasanya, aku mampu memasuki sekolah favorit di daerahku. Namun karena letak sekolah dengan rumahku yang cukup jauh, membuat bapak jadi ikut-ikutan aku berangkat ke sekolah. Sederhananya, bapak jadi harus meluangkan waktunya setiap pagi untuk mengantarku dengan motor jadulnya. Tapi, disitulah letak bahagianya. Bukan tentang seberapa bagus jalan yang kami lalui untuk menuju sekolahku itu. Tapi tentang momen bersama bapak yang selalu bisa kunikmati setidaknya setiap hari di pagi hari. Kali ini, aku benar-benar menjadi penganut paham, ‘bahagia itu sederhana’. Ya, sesederhana berangkat ke sekolah dengan membonceng motor jadul bapak. Beranjak dewasa, membuat arti dari bahagia menjadi sesederhana itu.

Sekolah. Tempat menimba ilmu, memupuk mimpi, mengasa harap, menambah pengalaman, mencari teman, bahkan mengisi waktu luang. Sekolah selalu se-krusial itu dalam pikiranku. Pun momen di pagi hari saat aku kembali melalui perjalanan menuju ke sekolah bersama bapak. Bapak. Pria inilah yang tak pernah letih atau pun bosan untuk mengantarku berangkat ke sekolah setiap paginya. Seperti aku ini pelanggan ojeknya yang sangat setia. Haha. Tapi tidak seperti itu, kok. Aku hanya ingin saja selalu menikmati momen kebersamaan dengan bapak sebelum akhirnya aku tak bisa menikmatinya lagi. Sensasi duduk di belakang kemudi bapak adalah yang selalu ku rindukan tatkala hari-hari libur seperti hari ini (saat aku menulis, ini hari libur). Aku mendadak bersyukur masih bisa merasakan kasih sayang seorang bapak yang sangat dalam dan murni terhadap putri kecil kesayangannya ini. Hmm, bapak tak terlalu suka difoto.
Keempat, tempat dimana akhirnya aku selalu pulang. Tempat yang merupakan muara dari setiap perjalanan yang ku tempuh. Rumah. Aku selalu bahagia berada di rumah. Pun jalan menuju pulang ke rumah. Tempat semua penatku akhirnya terobati. Tempat segala harapan, mimpi, serta kebahagiaanku bermula dan akhirnya berakhir pula. Rumahku adalah rumah sederhana yang dipenuhi banyak jendela. Rumah dengan ruangan-ruangan sederhana, dengan sekat-sekat yang sering. Sekat yang membagi semua ruangan dengan bagian-bagian yang membuat ruangan dari rumah ini terkesan ‘banyak’. Ya, rumah kecil dengan dinding separuh triplek, dan separuh lagi batu bata yang dingin, namun hangat karena kasih sayang dan keharmonisan. Aku tumbuh dan besar di tempat ini. Aku menjadi diriku yang sekarang karena tertempa di tempat ini juga. Aku yakin, tak ada tempat indah selain rumahku sendiri. Karena sesederhana atau seburuk atau sebagus apapun kondisi rumahku, ia tetaplah rumahku. My home sweet home. Ini ayah, ibu dan adik kecilku. Aku yang memfoto.

Kesimpulannya, setiap tempat selalu mempunyai kisah dan bahagianya sendiri-sendiri. Entah itu jauh atau dekat. Sederhana atau mengagumkan. Kuno atau modern. Asalkan bersama orang-orang terkasih, mudah-mudahan bahagia itu tak perlu dicari. Tapi datang dengan sendirinya.

Dan pada akhir dari tulisan ini, aku hanya ingin sedikit curhat. Haha. Ya, aku mengikuti Give Away dari Gagas Media ini tentunya mengharapkan hadiah yang diiming-imingkan. Apalagi kalau bukan smartphone alias hp? Hehe, jadi sebenarnya begini, saat aku pergi ke suau tempat bersama teman-temanku, salah seorang teman meminjam hpku. Dan karena sesuatu yang membuatnya antusias, tanpa sadar ia menjatuhkan hpku yang membuat layarnya menjadi pecah seperti ini.
Huhuhu. Sedih sekali rasanya menggunakan hp tak beres ini selama 4 bulan terakhir ini. Sedih juga karena temanku itu tidak mengganti biaya ganti rugi secara penuh. Huhu curhat lagi ini :’( Pada akhir sekali dari tulisan ini aku hanya bisa berdo’a satu hal pada Allah untuk bisa membujuk admin Gagas Media dan pihak Acer untuk melirik tulisanku ini lalu memenangkannya sebagai pemenang smartphone Acer itu semoga :D
Hahaha ngarep pisan euy :D