Showing posts with label Prakerin. Show all posts
Showing posts with label Prakerin. Show all posts

Thursday, March 19, 2015

TUTORIAL MEMBUAT ANIMASI 'TUNJUK' DENGAN FLASH



Hai sobat blogger! Yang sekadar tersesat atau pun memang sengaja mampir ke blog reot ini. Hehe..
Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membuat tutorial ertama saya mengenai Animasi 2 Dimensi yaitu, cara membuat animasi "penunjuk" suatu bagian menggunakan aplikasi Macromedia Flash 8. Pertama-tama buka dulu aplikasi Macromedia Flash 8 nya.


1. Start -> All Programs -> Macromedia Flash 8 lalu klik Flash Document.



Maka akan muncul lembar kerja Flash 8 seperti pada gambar di bawah ini.



2. Lalu pada Menu Bar, klik File -> Import -> Import To Stage. Atau bisa juga menggunakan Ctrl+I.



3. Dan akan muncul halaman seperti di bawah ini. Setelah itu, pilih gambar yang kamu suka, lalu klik Open.



Gambar berhasil diimport ke lembar kerja Flash. Saya menggunakan gambar wajah bayi untuk lebih mudah dalam menyeleksi dan menunjuknya.



4. Seleksi gambar tersebut lalu klik kanan -> Break Apart. Atau Ctrl+B.



Maka hasilnya akan seperti berikut. Namun jika gambar belum bisa di edit menjadi tombol, lakukan langkah 4 sebanyak 2x.



5. Gunakan Lasso Tool untuk menyeleksi objek yang nantinya akan kita tunjuk. Disini saya menyeleksi mata kanan si bayi.



6. Klik kanan gambar yang sudah terseleksi tadi -> Convert To Symbol.



7. Pada bagian ini, akan muncul kotak dialog seperti gambar dibawah.
Klik bagian yang terseleksi, lalu beri nama 'mata kanan'. Pilih Button lalu klik ok.



Maka gambar mata kanan yang telah menjadi tombol tadi akan berubah menjadi seperti ini. Ada kotak biru tipis mengitarinya.



Selanjutnya, tinggal lakukan langkah 5, 6, 7 tadi sebanyak bagian wajah yang kamu inginkan.



8. Klik 2x salah satu tombol yang telah kita buat tadi. Maka kita akan ditujukan pada sebuah halaman seperti pada gambar di bawah.



Ada 4 elemen utama yang terdapat dalam halaman ini yaitu Up, Over, Down, dan Hit. Keempat elemen ini mempunyai fungsi yang berbeda-beda.
Dimana fungsi Up adalah untuk memainkan tombol saat pointer(kursor) tidak di atas button atau saat tampilan awal animasi tombol dijalankan.
Fungsi Over adalah untuk memainkan tombol saat pointer berada di atasnya.
Fungsi Down adalah untuk memainkan tombol saat diklik.
Fungsi Hit adalah untuk memastikan area yang akan merespons perintah klik mouse.

9. Klik pada bagian Down lalu ketikkan tombol F5 untuk menambahkan Frame. Atau bisa juga klik pada bagian Down lalu klik kanan -> Insert Frame.



10. Buat layer baru. Klik kiri pada bagian Over lalu klik kanan -> Insert Blank KeyFrame.



11. Masih pada bagian Over di Layer 2, tuliskan keterangan bagian wajah yang telah kamu seleksi tadi.



12. Ulangi langkah 8, 9, 10, 11 sebanyak bagian wajah yang akan kamu tunjuk. Jika sudah, maka tinggal menjalankan hasil akhirnya dengan cara klik Enter atau Ctrl+Enter atau pada Menu Bar klik Control -> Test Movie.


Sekian tutorial ini saya buat. Masih banyak sekali kekurangan yang saya timbulkan di sana sini dalam pembuatan tutorial ini. Maka dari itu saya meminta maaf kepada teman blogger sekalian. Hehe.

Terimakasih pada Bapak aris Yulianto yang telah mengajarkan pada saya tentang ilmu ini. Heheh. Juga pada Rhara Flash yang telah memberi saya tambahan informasi mengenai fungsi Up, Over, Down, dan Hit . Dan tentu saja terimakasih bagi para pembaca yang sekedar lewat atau tersesat di blog ini.

Friday, February 27, 2015

Untold Story

Hari hari menuju pulang ke rumah yang sesunggguhnya.. sejujurnya aku merasa sedih, namun juga bahagia. Sedih karena harus meninggalkan kota indah ini – yogyakarta dengan orang-orang manis di dalamnya. Dengan seseorang yang entah membuatku nyaman berada di sini. Dan ingin terus di sini.


Tapi aku juga merasa bahaia karena bisa bertemu dengan teman lama dan orang-orang lama yang sebelumnya pernah mengisi hari-hariku. Ya, aku akan bertemu dengan mereka lagi. Melepas jeratan rindu dan merubuhkan benteng jarak yang sejak dua bulan kemarin berdiri begitu kokohnya.
Aku tahu, dibalik pertemuan ini akan ada sesuatu yang lain yang telah Dia rencanakan untuk aku dan mereka. Untuk aku dan dia. Untuk kita, kita semua. Ya, pasti ada rencana lain dibalik bertemunya kita di sini.


Perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya. Justru inilah awal. Kata-kata itu sering sekali digunakan orang banyak untuk menguatkan diri mereka sendiri ketika berpisah dengan orang yang terlanjur ia sayangi. Begitu juga denganku. Aku menyisipkan kata-kata itu dalam postingan ini untuk menguatkan hati dan perasaanku agar tak terlalu sedih nantinya. Agar tak terlalu kecewa setelahnya.


Karena aku ingin segala hal yang telah aku dan mereka lewati di sini tercatat dalam sejarah sebagai kisah indah yang tak kan pernah terlupa dari ingatan masing-masing. Menjadi suatu kenangan dan pelajaran yang sangat berarti dan sangat berharga dalam hidup ini.


Tentang kebersamaan, tentang pertengkaran, tentang kekompakan, tentang persaingan, tentang persahabatan, tentang percintaan, tentang lawan entah kawan, tentang aku, dan tentang kamu.. aku tak ingin mengakhiri kisah ini dengan sebutir air mata yang jatuh dan menetes di pipi. Namun aku juga tak ingin mengakhirinya dengan canda dan tawa bahagia. Karena, aku ingin kisah ini tak akan pernah berakhir untuk selamanya sampai nanti hingga nanti..


Apalah,
Risma Ariesta

Friday, January 30, 2015

Ulang Tahun

Hai blog!! Aku mau ngepost lagi nih. Hahah pokoknya aku iri iri banget banget sama temenku itu. Dia tiap hari bisa posting apa aja tentang cerita dia selama prakerin ini setiap hari. Masa aku nggak bisa. Hahah aku apabanget deh. *nyadar

Jadi gini, ini adalah hari Jumat. Iya, Jumat! Waktunya back to home! Yeay! nothing place like home, you know? And you know what? Today i'm so glad! Because my teacher is having a birthday! *sokInggris -_- Yaudin langsung to my story..
Ehem. Ceritanya itu berawal dari salah seorang temen prakerin yang ngajakin iuran buat Bapak Kusbudiantoro, guru P4TK yang hari ini berkurang satu tahun umurnya. Heuheu.. Selamat bertambah tua Pak Budi {} Dan kebetulan itu di tempat aku prakerin, ada tiga sekolah yang bareng gitu. Terus salah satu temenku ini kan cari info tentang sang guru yang lagi ultah ini. Dan diapun berinisiatif untuk mengajak semua temannya, termasuk aku untuk iuran. Dan uang iuran itu dibelikannya sebuah kue ultah yang cukup wew sih kalo ditanggung satu kantong.

Lalu jam sepuluh tadi, guru itu mengajak beberapa dari kami makan bakso haha. Dia peka juga ternyata. Terus nggak lama, diapun menelepon teman kami yang masih berada di P4TK untuk cus ke tempat bakso itu. Yah, orang se-RT pun datang. Pedagang baksonya kaya mendadak. Sedangkan si guru, nggak tau saya -_- Mungkin dia lagi banyak rezeki *amin.

Acara makan-makan berjalan dengan lancar dan semestinya. Tapi masih belum berakhir, karena si kue belum muncul. But, daripada berlama-lama, mending saya persingkat aja ceritanya.
And then, singkat cerita kami se-prakerinan membuat kejutan kecil-kecilan untuk Pak Budi. Dan ini momen yang paling saya bahagia-i. Melihat orang ulang tahun yang tersenyum haru. Rasanya kalo dilihat itu sesuatu gitu.
The last, acara pun dilanjutkan dengan berselfie ria. Yeah, that's we are.


Follow me,
@rismariest :*

Wednesday, January 28, 2015

Pensil Ajaib

Hari ini ngedit video lagi. Berhadapan sama adobe premiere lagi. Siap-siap pusing lagi. Hadeeeh.. Gambar di atas itu hasil shooting tiga hari kemarin. Dan itu worth it banget waktu shotingnya. Ada pemain yang justru ngamuk. Ada yang ngambek. Crew yang kurang komunikasi, terus ada beberapa cacat di videonya. Aku yang gagal jadi sutradara. Disalah-salahin, dimaki-maki pemain, semuanya marah sama aku. Mereka pikir aku nggak punya perasaan.


Iseng. Very latee lateee post in few years ago 😂😂😂



@rismariest

Sunday, January 25, 2015

Cerita Prakerin [Flashback Part 3]

Terkadang saya suka kangen rumah saat di tempat kos. Tapi juga suka kangen kos saat di rumah. Haha ya gitu, manusia. Tapi emang lebih nyaman di rumah, sih. Karena tak ada tempat yang lebih baik selain rumah, ehem kata pepatah sih :v

Waktu pertama kali saya datang ke Jogja itu, kirain Jogjanya kota dan kalo libur bisa main ke Malioboro kek, ke Paris kek. Atau kemana gitu yang ngetok-ngetok i Jogja banget -_- Eh ternyata dugaan saya salah besar. Saya malah ditematkan di tempat terpencil di pinggiran Sleman -_- apabanget kan yak. Mana sinyal di sisni juga asdfghjkl banget lagi. derita saya emang yak -_- Yaudin deh. Niatan untuk dolan-dolan pun sirna. Dan juga untuk telponan tiap hari sama yang di rumah juga sirna.

Akhirnya, saya dan mbak Elka, temen saya (sejak kecil saya udah manggil mbak ke dia, jadi keterusan sampe sekarang) hehe. Kami pun sepakat untuk pulang dengan naik bus, naik Trans Jogja. Hahaha gayanya pas awal-awal sih kayak anak kota banget yak, sok-sok an nge-Trans segala. Trus googling-googling terminal mana terminal mana, dimana~ dimana~ di Jombor! Jombor, iya. Jombor! Jauhnya pake binggow! *rismasuperalay

Padahal, dari kos-kosan kami ke tempat pemberhentian si Trans Jogja itu nggak ada angkutan sama sekali. Dan pada saat itu juga, nggak ada temen kami yang bawa motor. Duh, banget. Dari kos-kosan itu kami sejatinya harus keluar dulu dari Gang Mawar lalu berbelok menuju arah P4TK. Setelah itu berbelok lagi menuju Jalan Besi Jangkang, dan keluar menuju Jalan Kaliurang. Iyaps, jakal! Dan kami masih harus menuju perempatan Kenthungan untuk bisa sampai ke pemberhentian Trans Jogja itu. Fiuuuuuh sekali dalam ingatan saya.

But, itu semua baru rencana kami untuk pulang naik bis. Eh, tak ada hujan tak ada angin, si bapak saya tiba-tiba aja langsung mau buat jemput saya. Huraaaaa! Serasa ketiban durian saya waktu itu *lebaylagi -_-

Tapi overall, sampai minggu ketiga ini, saya bisa tuh pulang-pergi Jogja-Magelang. Telimakacih bapak :D Lisma cayang bapak :D *alaykronis --___________--

Hug
Risma Ariesta

Saturday, January 24, 2015

Cerita Prakerin [Flashback Part 2]

Oke next, cerita saya berlanjut ke hari-hari berikutnya di tempat prakerin. Hehe nggak papa deh banyak curhat di blog. Soalnya saya juga lagi males nulis diary. Itung-itung nambah postingan blog, biar banyakan. Haha.


Dan, hari selanjutnya adalah AWKWARD MOMENT!! Eaak, hari-hari awal di tempat prakerin itu ketemu sama teman-teman baru yang sesuatu banget. Diemnya. -_- Tanya kantin dimana, mereka nggak tau. Tanya toilet dimana, mereka juga nggak tau. Saling kumpul sama anak satu sekolahnya masing-masing lah. Sambil menuju tahap adaptasi sama lingkungan baru. Terus awkward momentnya lagi pas bincang-bincang. Pertamanya sih, tanya nama. Setelah itu hening. Setelah itu terdengar bunyi jangkrik. Lalu hening kembali. Lalu kami pun sama-sama sibuk lagi dengan kegiatan masing-masing. Duh banget kan yak ._.


Lalu hari demi hari kami lewati bersama. Melahap materi yang diberikan dosen dalam satu forum. Berdiskusi. Berargumentasi. Kerja tim. Dan akhirnya akrab. Ya, waktu juga yang membiasakan serta memunculkan keakraban itu. Terimakasih waktu, berkat kamu, saya jadi punya teman baru -_- *iniapalagi
Namun selama keakraban kami dengan teman-teman baru itu belum terjalin, kami masih melewati saat-saat dosen memberikan materi dengan keheningan yang mencekam. Tak ada yang berbicara. Iyalah, kan belom kenal akrab -_- Dan akhirnya, materi yang diberikan dosen itu juga terasa membosankan. Fiuh sekali rasanya melalui hari-hari pertama di P4TK itu. Tak ada pembicaraan, tak ada bercandaan, yang ada hanya bunyi jangkrik dan hembusan nafas yang sayup-sayup terdengar.


Hug
Risma Ariesta

Cerita Prakerin [Flashback Part 1]

Halo pembaca blog yang hanya sekedar mampir lewat atau numpang baca :D


Nggak terasa, ya ternyata saya udah menelantarkan blog reot ini selama lebih dari satu bulan -___-
Ya, maklumah, karena kesibukan sebagai murid juga sebagai anak di dunia nyata selalu saya dahulukan :p Huuuuu!!! Sorakin risma!!! *yakaliadayangnyorakin -_-


Yah begitulah karena kemalesan saya juga, serta mood selalu berubah setiap harinya, pelan tapi pasti telah membuat otak saya mendadak lupa kalau saya punya blog ini. Duh. But, it’s fine! Gegara saya abis baca-baca blog temen yang selalu curhat di blognya tiap abis nyiptain sebuah karya selama prakerin, saya jadi iri dong! Saya juga bisa kayak dia! *rismaapabanget -_-


Okedeh, basa-basinya udah dulu. Sekarang giliran curhatnya :p Ya, kali aja ada yang baca curhatan saya di blog ini #ngarep


Sudah hampir satu bulan ini saya berada di lingkungan yang bukan sekolah. Sudah hampir satu bulan ini juga saya berada di lingkungan yang bukan rumah. Saya mendadak bertransformasi menjadi anak kuliahan serta anak kos gara-gara prakerin di luar kota.


Haha cie banget dah bahasanya. Anak kuliahan sama anak kos. Hahain aja deh ya.. tapi ya, gini. Saya sekarang jadi tinggal jauh dari keluarga, dari rumah. Emang gegara prakerin ini. Sejak tanggal lima di bulan Januari 2015 lalu, saya dan kelima teman saya dipindah tugaskan dari sekolah menuju tempat prakerinan yang jauh. Iya, jauh. Yogyakarta. Tepatnya di sebuah desa yang agak pelosok bernama Klidon, di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Iya sih, tempat saya prakerin ini nggak bisa dikatakan Jogja banget karena letaknya masih di pinggiran Sleman. Tapi ya, saya syukuri saja. Toh juga banyak ilmu yang sudah saya dapat di sini.


Yang terpenting adalah ilmu tentang Multimedia. Saya dan kelima teman saya itu memperdalam dan mempertajam ilmu Multimedia kami di PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta. Sebenarnya, tempat saya prakerin ini digunakan untuk mendiklat guru-guru. khususnya guru Seni Budaya. Mungkin .-. Iya, P4TK atau PPG Kesenian merupakan tempat untuk mendiklat guru-guru dari seluruh penjuru nusantara. Makanya, dosen di sini selalu berkata kepada kami bahwa ilmu yang kami dapatkan selama di sini adalah ilmu yang biasa mereka ajarkan kepada para guru. Wuiiih.. jadi berasa nyaingin guru nih hahaha.


Hari pertama kami di P4TK, kami disuruh memperkenalkan diri serta melakukan presentasi mengenai ilmu apa saja yang pernah kami dapatkan selama di sekolah. Ya, cukup menegangkan, sih. Berbicara di hadapan orang banyak yang semua mata mereka memperhatikan kami. Seakan-akan mereka itu adalah monster yang siap melahap kami kapan saja jika kami kehabisan kata-kata saat presentasi. Tapi kami cukup puas dengan apa yang kami presentasikan itu. Tapi ya, yang namanya kepo itu memang ada pada setiap diri seseorang. Ada saja yang ingin mereka tahu dari kami. Katanya, mereka ingin tahu karya apa saja yang pernah kami buat dan hasilkan selama kami di sekolah. Duh, ini nih yang bikin saya dag dig dug sekali waktu itu. Kami pun hanya bisa menjawab sekenanya. Bahwa kami lupa membawa karya-karya kami ke P4TK. Dan hanya menyimpan karya-karya itu di computer sekolahan. Hahaha seberusaha itu membuat mereka percaya. Tapi memang iya, kok! Karya kami tertinggal! *alasan yang cukup klise* -___-


Hug
Risma Ariesta